Minggu, 10 November 2013

Fenomena Alam, Gunung Warna Warni di China

Jika umumnya Dreamers melihat pelangi hanya seusai hujan dan di langit saja, kini kalian bisa menikmati nuansa warna-warni pelangi di sepanjang pegunungan China, tepatnya di Zhangye Danxia Landform Geological Park.
Disini mata kalian akan dimanjakan dengan keajaiban Tuhan yang luar biasa, berbagai warna menarik menyatu dan membentuk garisan di pegunungan dengan sangat nyata dan indah.
Dikutip dari laman Huffington Post, masyarakat China setempat memberi nama gunung tersebut dengan sebutan Rainbow Mountain. Tidak seperti pelangi yang hanya bisa dinikmati beberapa saat saja, pemandangan luar biasa dengan warna-warni pelangi ini dapat kalian nikmati selamanya lho.
Rainbow Mountain terbentuk sekitar 24 juta tahun lalu, gunung spektakuler ini terdiri dari berbagai bebatuan vulkanik dan mineral. Akibat gempa tektonik, maka terbentuklah cekungan serta bukit yang bertubi-tubi. Akan tetapi, tidak dijelaskan mengapa fenomena alam ini bisa membuat gunung berwarna-warni tanpa adanya manipulasi.
Rainbow Mountain telah terdaftar di UNESCO sebagai salah satu situs warisan dunia pada tahun 2010 karena keunikannya yang mendunia. Selain terkenal dengan wisata Tembok Besar China, lokasi Rainbow Mountain juga bisa dijadikan tujuan utama para wisatawan saat berlibur ke China.
Untuk dapat menikmati pemandangan Rainbow Mountain, pengunjung bisa menaiki bukit khusus dengan anak tangga dan jalan setapak yang disediakan.(sip))*

Berikut Gambar Gunung Berwarna Warni di China :





Diambil dari jarak jauh...

Diambil dari jarak jauh...

Diambil dari jarak jauh...

Minggu, 15 September 2013

Inilah Taman Bawah Air yang Unik di Austria

Selama musim dingin, para pengunjung taman di Tragoess, Austria ini dapat berjalan-jalan di jalan setapak, duduk dan mengagumi pemandangan alam Austria yang menakjubkan. Namun ketika suhu mulai naik, ketinggian air Danau Green juga naik, akibat dari dari lelehan salju di pegunungan Karst yang ada di dekatnya. Selama musim panas, lelehan salju membanjiri danau dan menenggelamkan taman tersebut di bawah air yang jernih dengan kedalaman 12 meter.

Bangku dan jalan setapak tenggelam akibat fenomena banjir unik ini.

 
Taman bawah air, pepohonan yang lebat, dan pegunungan dengan salju di puncaknya biasanya bisa dilalui pada bulan-bulan di musim dingin

Seorang penyelam berenang setelah taman tersebut tenggelam akibat air banjir dari Danau Green.
Fenomena ini terjadi beberapa kali dalam setahun ketika lelehan salju dari pegunungan Karst membanjiri danau dan daerah yang berada di sekitarnya.
Biasanya Danau Green memiliki kedalaman hanya satu meter dan luas 2.000 meter persegi - namun ketika lelehan salju membanjiri danau, luasnya meningkat drastis menjadi 4.000 meter persegi.
Danau tersebut ditenggelamkan oleh air jernih sampai kedalaman 12 meter.
Marc Henauer, dari Perly, Swiss, dan istrinya melakukan perjalanan dengan membawa peralatan menyelam skuba mereka untuk mengeksplorasi taman bawah air ini. Pria berusia 39 tahun itu mengatakan: “Ketika saya berada di bawah air, rasanya seperti saya sedang berenang di dunia dongeng, begitu indah.”
Bangku, pepohonan, dan jalan setapak yang ada di taman kini berada di bawah air dengan kedalaman 12 meter.
Seorang penyelam mengeksplorasi lingkungan bawah air yang tenang.

Foto oleh Marc Henauer/Solent News/REX
****(sip)**